SEP Surabaya, Sentra Evangelisasi Pribadi

Renungan Kamis29 Desember 2022

Bacaan:1Yoh. 2:3-11; Mzm. 96:1-2a,2b-3,5b-6; Luk. 2:22-35.

Terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel. (Lukas 2:32)

Taat dan setia,dua kata ini seperti dua saudara kembar yang selalu hadir bersama-sama.¬Di saat kita ingin setia, maka ada ketaatan-ketaatan yang harus kita ikuti atau penuhi.¬Kita mau belajar dari tokoh-tokoh dalam bacaan Injil hari ini,St. Yusuf & Bunda Maria sebagai orang tua Yesus, juga Simeon seorang yang benar dan saleh hidupnya, danselalu taat di dalam menjalani kehidupan seperti yang dikehendaki Allah dan setia menantikan kedatangan Sang Mesias.¬

Ketika genap waktu pentahiran menurut hukum Taurat, Maria dan Yusuf membawa kanak-kanak Yesus ke Yurusalem, untuk menyerahkan DIA kepada Tuhan.Sesuai dengan Hukum Taurat, semua anak laki laki sulung harus dikuduskan bagi Tuhan (Lukas 2:22-23),Maria dan Yusuf taat pada hukum Taurat.¬

Teladan orang tua Yesus, menjadikan DIA bertumbuh jadi anak yang taat dan setia pada kehendak Allah Bapa, dengan mati di kayu salib.Simeon seorang yang benar dan saleh hidupnya, dengan kuasa Roh Kudus menyatakan bahwa dia tidak akan mati sebelum melihat Mesias, sehingga dengan taat dan setia Simeon menanti, alhasil‚Ķdia melihat Yesus Sang Mesias dibawa ke bait Allah.¬

Nubuat-nubuat yang diucapkan Simeon saat bertemu dengan bayi Yesus, Maria dan Yusuf, semua tergenapi.¬Saat Maria mendengar nubuat Simeon tentang Yesus, “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan dan membangkitkan banyak orang Israel, dan untuk menjadi suatu tanda perbantahan.” Kita tahu apa yang diajarkan Yesus melalui sabda-Nya selalu bertentangan dengan hukum dunia.Begitu juga dengan mengikuti-Nya. “Satu pedang akan menembus jiwamu sendiri,”Itu dikatakannya kepada Maria.Dan nyata Bunda Maria melihat, mengikuti dari sengsara sampai wafat Yesus di kaki salib.

Untuk menjadi taat dibutuhkan kerendahan hati, untuk menjadi setia dibutuhkan karakter yang militan (setia sampai mati).Bukti kesetiaan mereka membuahkan SUKACITA dan DAMAI dalam kehidupan, baik sekarang maupun dalam kehidupan kekal.¬

Simeon merasa sukacita setelah melihat bayi Yesus.Bunda Maria bersukacita dengan kebangkitan putra-nya.Karena ketaatan dan kesetiaannyaBunda Maria diangkat ke Surga dan dimahkotai di Surga.¬

Maria, Yusuf, Simeon adalah orang orang yang taat dan setia di dalam mengikuti dan menantikan Yesus Sang Mesias.Sebagai murid-murid Kristus adakah kita juga sudah taat dan setia di dalam mengikuti Yesus Sang Guru Agung kita?

Mari kita mau belajar taat dan setia seperti teladan St. Yusuf, Bunda Maria dan Simeon orang baik dan saleh itu, agar ketaatan dan kesetiaan kitapun dapat menjadi teladan bagi anak-anak kita.¬Agar kita beroleh sukacita, dan pada akhirnya kitapun mendapat mahkota kehidupan di surga. (HFS)

×