SEP Surabaya, Sentra Evangelisasi Pribadi

Renungan Harian. Jumat 1 maret 2024

Bacaan: Kej 37: 3 – 4. 12 – 13a, 17b – 28 Mat 21: 33 – 43, 45 – 46

”mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.” (Mat 21: 38)

Bacaan Injil mengenai perumpamaan penggarap kebun anggur yang dikisahkan oleh Tuhan Yesus adalah bagian dari perdebatan Yesus dengan para imam kepala dan ahli Taurat. Sangat menarik karena biasanya para nabi dalam perjanjian lama selalu berbicara mengenai kebun anggur yang tidak menghasilkan buah, juga Yesus memberikan perumpamaan mengenai tanah/pohon yang tidak menghasilkan buah, tapi perumpamaan ini mengisahkan “penggarap yang tidak mau menyerahkan buah”

Tuan pemilik kebun anggur dikisahkan sangat murah hati, ia tidak hanya menyerahkan tanah untuk digarap tetapi dengan murah hati menyediakan segala perlengkapannya, juga memasang pagar dan menara jaga, bahkan ia juga sangat pengampun ketika hamba-hamba yang dikirimnya dipukul dan dibunuh, tetapi para pekerja tetap ingin mengambil dan memiliki seluruh hasil kebun anggur untuk dirinya sendiri.

Perumpamaan ini mengingatkan saya, bahwa Tuhan sangat murah hati dengan memberikan kebun anggur sebagai ladang pelayanan, Ia juga menyediakan segala fasilitas agar saya dapat melayani, juga karunia-karunia rohani sebagai perlengkapan ….. apakah saya telah menyerahkan hasil pelayanan ini untuk Tuhan atau untuk keuntungan/ kemuliaan saya pribadi dan kelompok ? ketika menerima jabatan dalam pelayanan apakah saya menggunakannya untuk Kerajaan Allah atau untuk kerajaan ku/ komunitas ku ? seperti apa yang dikatakan oleh Paus Fransiscus dalam Evangelii Gaudium, hasil adalah milik Tuhan, ketika kita mengingkan hasil (instan) kita akan sulit menerima kritik dan bahkan bisa kehilangan sukacita.

Doa: Terimakasih Tuhan karena Engkau selalu mengingatkan bahwa aku adalah penggarap kebun anggur-Mu, mohon Roh Kudus selalu memperbarui hati dan pikiran ku, agar aku selalu menyadari untuk menyerahkan hasil pelayanan untuk Engkau, bukan mengambil untuk kepuasan dan kesenangan ku pribadi.

FH

 

 

 

 

 

 

×