SEP Surabaya, Sentra Evangelisasi Pribadi

Renungan Kamis, 25 Desember 2025

Bacaan: Siang: Yes. 52:7-10; Mzm. 98:1,2-3ab,3cd-4,5-6; Ibr. 1:1-6; Yoh. 1:1-18

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. (Yohanes 1:1)

Pada awal mula adalah Firman.
Firman itu adalah Allah.
Dalam Dia ada hidup,
dan Hidup adalah Terang manusia.

Seorang yang diutus Allah adalah Yohanes, sebagai saksi, supaya semua orang menjadi percaya. Semua orang yang menerima menjadi saksi-Nya, menerima kuasa menjadi Anak Allah. Dan semua orang harus menjadi saksi Allah. Saya juga harus menjadi saksi Allah dan menjadi terang di dalam dunia yang gelap, supaya semua orang yang ada di sekitar saya, melalui kesaksian hidup saya, menjadi percaya.

Ternyata tidak mudah menjadi saksi Allah bahwa Yesus adalah Terang dunia, karena orang di sekitar saya masih fokus pada kehidupannya, urusan keluarganya, pekerjaannya yang belum sesuai dengan harapannya, bahkan teman saya yang ekonominya baik lebih tertarik pada rekreasi dan kuliner. Saya tetap berusaha menjadi saksi Allah.

Saya punya teman sejak kecil. Saat ketemu di masa dewasa, kehidupannya sangat diberkati. Saya kunjungi di rumahnya, saya mulai cerita kebaikan Tuhan dalam hidup saya, dan saat saya ajak pertemuan rohani, tidak mau. Saat suaminya meninggal, minta dibantu doa karena sedih kehilangan suaminya, saya doakan dia.

Setelah agak lama, mulai saya hubungi lagi dan saya dekati lagi, juga didekati teman saya, tetap tidak mau. Saya hanya bisa mendoakan dia. Semoga terbuka hatinya dan mau mencoba hidup lebih dekat dengan Tuhan melalui doa, pertemuan di lingkungan, maupun di gereja.

Semoga saya tetap semangat mencari teman-teman yang belum mengalami Injil.

Tuhan Yesus memberkati kita semua. (Ksm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×