SEP Surabaya, Sentra Evangelisasi Pribadi
Renungan Sabtu, 18 April 2026
Kis 6:1-7 ; Mzm 33:1-2.4-5.18-19; Yoh 6:16-21
”Tetapi Ia berkata kepada mereka: “Aku ini, jangan takut!”  “(Yohanes 6:20)
Ada kalanya hidup terasa seperti perahu kecil di tengah danau yang gelap. Ombak masalah datang bertubi-tubi: keluarga, pekerjaan, kesehatan, atau pelayanan. Kita berusaha kuat, tetapi hati tetap dipenuhi cemas dan takut.
Para murid mengalami ketakutan yang sama saat perahu mereka diterpa angin dan gelombang. Dalam keadaan itu, Yesus datang mendekat dan berkata, “Aku ini, jangan takut!”
Sabda ini mengingatkan kita bahwa yang paling kita butuhkan bukanlah hidup tanpa badai, melainkan kepastian bahwa Tuhan hadir bersama kita. Kehadiran Yesus tidak selalu langsung menghilangkan persoalan, tetapi selalu memberi damai, keberanian, dan harapan baru. Bersama Dia, hati yang gelisah menjadi tenang. Saat hidup terasa berat, jangan fokus pada besarnya ombak, tetapi arahkan hati pada Yesus yang datang menghampiri. Bersama-Nya, ketakutan berubah menjadi iman.
Tuhan Yesus, ketika hidupku diguncang badai, mampukan aku mendengar suara-Mu: “Jangan takut.” Tinggallah selalu dalam hatiku dan kuatkan imanku. Amin (YS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×