Renungan Selasa 26 Mei 2026
Bacaan: 1Ptr 1:10-16; Mzm 98:1.2-3ab.3c-4; Mrk 10:28-31
Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.” (Markus 10:31)
Pernah nggak sudah antre panjang dan lama, terus ada orang yang datang belakangan, tapi malah dilayani duluan?
Langsung dalam hati: “Eh… kok dia duluan sih?!” Lalu kita merasa tidak adil.
Yesus mengajarkan sesuatu yang berbeda dari logika dunia. Dunia berkata yang cepat itu yang menang, yang hebat itu yang dihargai, yang di depan itu yang paling penting. Tapi Yesus berkata yang rendah hati itu yang diangkat, yang setia itu yang dihargai, yang kecil itu yang diperhatikan.
Kadang kita merasa:
- “Saya sudah melayani lama…”
- “Saya sudah berusaha lebih…”
- “Kenapa orang lain yang ‘duluan’ diberkati?”
Tapi Yesus tidak melihat seperti manusia melihat. Yesus melihat hati, bukan urutan.
Marilah tetap setia meskipun tidak terlihat, karena setiap orang punya perjalanannya masing-masing, dan percaya waktu Tuhan selalu yang terbaik untuk setiap kita. Di mata dunia, posisi menentukan nilai, tapi di mata Tuhan, hati menentukan segalanya.
Mungkin hari ini kita merasa “di belakang”…
Tapi jangan takut, selama kita setia, Tuhan tahu kapan waktunya kita “dipanggil ke depan.”
Doa:
Tuhan Yesus, mampukan saya untuk tetap setia dalam menjalani proses kehidupan ini dan percaya waktu-Mu selalu yang terbaik. Amin. (MEN)