Renungan Selasa 16 Juni 2026
Bacaan: 1Raj 21:17-29; Mzm 51:3-4.5-6a.11.16; Mat 5:43-48.
“Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.” (Matius 5:44)
Mengasihi orang yang baik kepada kita tentu tidak sulit. Namun, bagaimana jika kita harus berhadapan dengan orang yang menyakiti, mengecewakan, atau bahkan memusuhi kita? Secara manusiawi, kita cenderung menjauh, membalas, atau menyimpan luka dalam hati.
Yesus mengajarkan sesuatu yang tidak mudah: mengasihi musuh dan mendoakan mereka yang menganiaya kita. Kasih yang diajarkan Yesus bukanlah kasih yang bergantung pada perasaan atau perlakuan orang lain, melainkan kasih yang lahir dari hati yang telah mengalami kasih Allah terlebih dahulu. Ketika kita mendoakan orang yang menyakiti kita, hati kita perlahan dibebaskan dari kebencian dan kepahitan. Memang tidak mudah, tetapi dengan rahmat Tuhan, kita dimampukan untuk mengampuni dan mengasihi seperti Kristus telah mengasihi kita.
Marilah kita belajar melepaskan dendam dan membuka hati bagi kasih Allah. Dengan demikian, hidup kita menjadi tanda kehadiran Kristus yang membawa damai dan pengampunan.
Tuhan Yesus, ajarlah aku mengasihi seperti Engkau mengasihi. Berilah aku hati yang mampu mengampuni dan mendoakan mereka yang telah menyakitiku. Amin. (YS)