Renungan Selasa, 14 Juli 2026
Yes 7:1-9; Mzm 48:2-3a.3b.4.5-6.7-8; Mat 11:20-24
Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjijat-mukjijat-Nya ( Matius 11:20 )
Injil hari ini menceritakan Yesus yang mengecam beberapa kota yang tidak bertobat. Ini bukan karena Yesus tidak sabar tetapi karena mereka menolak rahmat Allah yang lebih besar yang diberikan kepada mereka dibandingkan kepada kota-kota lain sebelumnya. Teguran ini bersifat peringatan agar orang yang mendengarkan dapat berubah menjadi lebih baik.
Bagi kita sekarang, kehendak bebas yang diberikan Allah kepada kita adalah kehendak bebas yang harus dapat dipertanggungjawabkan. Rahmat Allah selalu hadir dalam kehidupan kita agar kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
Dengan perikop ini kita juga makin sadar bahwa Firman Allah bukan sekedar pengetahuan atau informasi tetapi juga panggilan pertobatan yang membutuhkan respon yang benar dari kita.
Sudahkah saya memperhatikan panggilan pertobatan-Nya? ( TFS )
Dengan perikop ini kita juga makin sadar bahwa Firman Allah bukan sekedar pengetahuan atau informasi tetapi juga panggilan pertobatan yang membutuhkan respon yang benar dari kita.
Sudahkah saya memperhatikan panggilan pertobatan-Nya? ( TFS )