Renungan Rabu, 30 September 2026
Bacaan: Ayb 9:1-12.14-16; Mzm 88:10bc-11.12-13.14-15; Luk 9:57-62
“Namun Engkau, pergilah dan beritakanlah Kerajaan Allah.” (Luk. 9:60b)
Setiap kita mengikuti misa, baik misa harian maupun misa-misa besar, selalu pada akhir misa Romo mengatakan, “Pergilah, kamu diutus,” dan umat serentak menjawab, “Amin.”
Kita tanpa sadar dengan cepat menjawab “Amin”, mungkin karena kita bersukacita karena misa sudah selesai dan kita bisa segera melanjutkan ke acara kita. Dari ayat ini, kita diingatkan bahwa Tuhan mengutus kita untuk memberitakan Kerajaan Allah dan mewartakan kabar sukacita yang sudah kita dapatkan melalui santapan rohani saat misa kepada setiap orang yang kita jumpai. Kita disadarkan bahwa setiap kita mempunyai tugas perutusan yang sama untuk memberitakan Kerajaan Allah melalui panggilan hidup kita masing-masing. Baik kita sebagai pewarta, sebagai pemimpin, sebagai pegawai, maupun sebagai ibu rumah tangga, tugas perutusan bukan hanya tanggung jawab biarawan dan biarawati saja.
Marilah kita yang telah menerima rahmat pembaptisan siap untuk melakukan tugas perutusan memberitakan Kerajaan Allah kepada setiap orang yang kita jumpai dengan tulus dan penuh semangat agar kemuliaan Tuhan semakin besar.
Doa:
Ya Bapa yang penuh kasih, ampunilah kami, orang berdosa, yang terkadang mengikuti misa hanya sebagai kewajiban dan bukan kerinduan untuk berjumpa dengan-Mu. Kiranya Roh Kudus terus memampukan setiap kami untuk benar-benar penuh semangat dan siap diutus untuk memberitakan Kerajaan Allah.
Amin.