SEP Surabaya, Sentra Evangelisasi Pribadi

Renungan hari Selasa, 3 November 2026, Pekan Biasa XXXI

Bacaan: Flp. 2:5-11; Mzm. 22:26b-27.28-30a.31-32; Luk. 14:15-24.

“Lalu kata tuan itu kepada hambanya: Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh.” (Luk 14:23)

Kristus menghendaki semua orang menikmati undangan keselamatan-Nya, tetapi banyak orang tidak menjadikan hal itu sebagai prioritas dalam hidupnya. Sebagai contoh saya masih menemui banyak orang tua Katolik yang masih juga belum membaptis anak-anak sejak dari bayi dan tidak mengajar mereka mengenal iman Katolik dengan baik hanya dengan alasan nanti tunggu mereka dewasa.

Yesus dengan jelas mengatakan bahwa rumah-Nya harus penuh, kata “harus” di sini maksudnya “hal ini penting”, bahkan Yesus mengatakan “paksalah orang-orang itu masuk”. Kata paksa bukan berarti memaksa dengan keras tetapi sebagai bentuk sesuatu yang mendesak yang tidak bisa kita tunda dan tetap melakukan sesuai ajaran Tuhan sendiri yaitu dengan kasih.

Saya teringat bagaimana suami saya mewajibkan anak-anak harus mengikuti Misa setiap hari Minggu. Hal ini dilakukan sejak mereka kecil dan ternyata saya melihat pada saat mereka dewasa, apa yang kami ajarkan berbuah dan mereka sangat mencintai Yesus dan menomorsatukan mengikuti sakramen Ekaristi di luar kegiatan-kegiatan yang lain.

Menomorsatukan Yesus itu penting. Kita harus sadar bahwa semua yang ada di dunia ini hanyalah sementara. Hanya Yesus dan jaminan keselamatan-Nya yang kekal.

Mari memperbaiki diri dan memprioritaskan Tuhan. Ada banyak hal yang mengundang kita mengenal Yesus melalui kegiatan-kegiatan rohani dan terutama menerima Sakramen Ekaristi. Jangan ditunda! (HW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×