Renungan hari Jumat, 21 November 2025, Peringatan Wajib SP Maria Dipersembahkan kepada Allah.
Bacaan: 1Mak. 4:36-37,52-59; MT 1Taw. 29:10,11abc,11d-12a,12bcd; Luk. 19:45-48
“Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.” (Lukas 19:46)
Ketika saya merenungkan Injil hari ini, Lukas 19:46 menjadi menarik bagi saya, di situ tertulis: Kata Yesus kepada mereka: “Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun.”
Orang Israel pada zaman itu tahu bahwa Bait Allah adalah tempat berdoa, namun karena kepentingan bisnis masing-masing maka Bait Allah berubah fungsi sehingga Tuhan Yesus menegur mereka dengan keras karena apa yang mereka lakukan sudah melenceng jauh dari tujuan semula.
Saat saya semakin dalam merenungkan ayat ini, saya teringat akan perkataan Santo Paulus bahwa tubuh kita ini merupakan Bait Roh Kudus (1 Kor 6:19). Maka dari sini saya mulai merenungkan:
- Apakah saya lebih banyak berdoa daripada mencari kepentingan sendiri?
- Apakah saya sudah melenceng dari tujuan semula, bukan menjadikan rumah doa melainkan sarang penyamun?
Semoga Tuhan Yesus memampukan saya dan Anda untuk mengatasi segala kelemahan dan tidak terjebak dalam tipu daya dunia ini dengan menjadikan tubuh kita, Bait Roh Kudus, menjadi rumah doa. Amin. (TFS)