Renungan hari Senin, 20 April 2026, Pekan III Paskah
Bacaan: Kis. 6:8-15; Mzm. 119:23-24,26-27,29-30; Yoh. 6:22-29
Ketika orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan murid-murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus. (Yohanes 6:24)
Shalom Saudara-Saudariku yang dikasihi Tuhan Yesus.
Bacaan firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk merefleksikan kehidupan rohani, “Apakah motivasiku sudah benar dalam hubungan dengan Tuhan Yesus?
Motivasi yang ada di dalam hati seseorang akan menentukan perilaku dan perbuatannya. Yesus menegur dan mengingatkan orang-orang Yahudi yang mencari Dia, agar memiliki motivasi yang benar. Mereka telah melihat dan mengalami mukjizat penggandaan lima roti dan dua ikan untuk memberi makan lima ribu orang lebih yang dilakukan oleh Yesus. Mereka bahkan berkata: “Dia ini adalah benar-benar Nabi yang akan datang ke dalam dunia.” (Yoh 6:14). Tetapi motivasi mereka mencari Yesus bukan untuk mengenal kehendak Allah. Mereka mencari Yesus karena telah makan kenyang roti yang diberikan Yesus. Yesus mengetahui isi hati mereka, mencari Dia hanya untuk pemenuhan kebutuhan jasmani, pemenuhan kebutuhan di dunia, dengan keinginan menjadikan dengan paksa Yesus sebagai Raja mereka (Yoh 6:26, 15). Yesus meluruskan motivasi mereka agar mencari dan melakukan sesuatu yang bernilai sampai di kekekalan. Memperoleh hidup kekal dengan mengenal dan melakukan kehendak Allah yaitu mempercayai Yesus Kristus Utusan Allah. (Yoh 6:27-29).
Bagaimana caranya memiliki motivasi yang benar dalam mencari Yesus untuk beroleh hidup yang kekal?
Kesimpulan dari firman hari ini:
- Percayai Yesus Utusan Allah (Yoh 6:29)
- Tidak gentar terhadap ancaman, dengan fokus merenungkan firman untuk mencari nasihat Tuhan (Mzm 119:23-24)
- Bicara jujur di hadapan Tuhan dan percaya Ia akan menjawabnya (Mzm 119:26)
- Menjauhi jalan dusta, memohon karunia Tuhan, dan memilih jalan kebenaran (Mzm 119:28-29)
- Dipenuhi Roh Kudus. Stefanus telah melakukannya di hadapan orang-orang Yahudi tanpa gentar, karena Stefanus dipenuhi Roh Kudus dengan segala karunia, hikmat, dan kuasa-Nya (Kis 6:8, 10)
Mari kita merenungkan:
Apakah motivasiku sudah benar dalam mencari Tuhan Yesus?
Doa:
Tuhan Yesus, aku mau mengasihi-Mu dan memuliakan nama-Mu dalam hidupku dengan mengenal Engkau dan melakukan kehendak-Mu. Engkau Sang Firman Allah yang menciptakan aku telah menunjukkan kasih-Mu dengan mati di kayu salib untuk menyelamatkan aku dan memberikan hidup baru, hidup sampai di kekekalan dalam pimpinan Roh Kudus-Mu. Roh Kudus, mampukan aku memiliki motivasi yang benar. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
(HLTW)