SEP Surabaya, Sentra Evangelisasi Pribadi

Renungan hari Rabu, 29 April 2026, Perayaan wajib St. Katarina dari Siena.

Bacaan: Kis 12:24 – 13:5aMzm 67:2-3.5.6.8Yoh 12:44-50

Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.” (Yohanes 12:46)

Bacaan Injil hari ini terus mengingatkan saya bahwa sebagai murid-Nya saya haruslah terus hidup dalam terang kebenaran Tuhan Yesus, yaitu dengan melakukan perintah-perintah-Nya dalam kehidupan saya sehari-hari.

Tujuan Yesus datang ke dunia adalah untuk menyelamatkan dan memberikan jalan keselamatan. Saya percaya bahwa keselamatan yang Tuhan berikan kepada saya bertujuan agar saya tidak tinggal dalam kegelapan, melainkan untuk menjadi anak terang.

Drama dosa yang saya lakukan seakan membutakan saya sehingga saya tidak bisa melihat dan menerima cahaya terang Kristus. Tidak mudah selalu hidup dalam terang. Banyak hal-hal duniawi yang membutakan mata hati saya dan membawa saya menjauh dari terang kasih Allah. Dalam kehidupan sehari-hari saya sering jatuh bangun dalam kegelapan dan terus berusaha keras dan berjuang menggapai cahaya terang Tuhan yang menyelamatkan hidup saya.

Pertobatan, itulah yang Tuhan Yesus inginkan. Pertobatan untuk berpindah dari kegelapan menjadi terang. Mencari jalan keluar karena Yesus sendiri mengatakan bahwa Dia adalah terang. Ada begitu banyak kegelapan dalam diri kita, dan Tuhan menyelamatkan kita. Tuhan meminta kita untuk memiliki keberanian melihat cahaya terang Allah yang masuk dan menyelamatkan kita.

Apakah kita memilih untuk berada dalam terang atau tetap tinggal dalam kegelapan ?

Tinggal dalam terang berarti kita melakukan yang benar dan berkenan di hadapan Tuhan. Kita menjauhkan diri dari kebiasaan dan perbuatan dosa. Sedangkan tinggal dalam kegelapan berarti tetap tinggal dalam dosa.

Hal penting yang harus saya lakukan agar sungguh-sungguh menjadi anak terang  adalah percaya penuh pada Tuhan Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat agar kegelapan tidak lagi menguasai hidup saya dan saya dipanggil untuk setia pada sabda Allah. Saya dituntut untuk mendengarkan perkataan Tuhan Yesus dan melakukan Sabda-Nya dalam hidup keseharian saya.

Doa:

Tuhan Yesus, Sabda-Mu sungguh merupakan pelita bagi tiap langkah kakiku. Terima kasih untuk Firman-Mu hari ini, yang terus mengingatkanku untuk selalu hidup dalam terang kasih Kristus. Aku mohon semoga sabda-Mu mengubah hidupku untuk menjadi anak terang. Amin. (RE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×