Renungan Selasa, 7 Juli 2026
Bacaan: Hos 8:4-7.11-13; Mzm 115:3-4.5-6.7ab-8.9-10; Mat 9:32-38.
Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.” (Matius 9:37-38)
Setelah serangkaian pelayanan menyembuhkan, mengajar, lalu menyembuhkan orang lagi, Yesus melihat banyak orang itu dan merasa kasihan. Pasti Yesus tahu bahwa Ia, yang menjadi “Bintang” dan dicari banyak orang, dapat melayani sendiri, juga bisa berdoa sendiri. Namun, Ia mengajak para murid untuk ikut berdoa agar semakin banyak orang terlibat dalam pelayanan dan memberitakan Kerajaan Allah.
Perkataan tersebut menunjukkan adanya kesadaran yang sungguh-sungguh akan misi perutusan-Nya. Yesus mengajak para murid, saat itu maupun saat ini, yaitu kita, untuk bersama-sama dengan Dia memberitakan Kabar Baik. Salah satunya melalui doa.
Doa adalah sebuah karunia. Seseorang tidak dapat berdoa bila Allah tidak memanggilnya. Ini adalah sebuah kesempatan yang jangan dilewatkan untuk berada dalam relasi yang istimewa dan intim dengan Bapa Surgawi kita. Kita diajak tidak memikirkan kebutuhan kita saja, tetapi juga kebutuhan dan keselamatan sesama. Maka tepatlah yang Yesus katakan, agar kita memohon pekerja, yaitu para pelayan yang bekerja bersama Dia, sehingga makin banyak orang dapat diselamatkan. Tentu tidak hanya dengan doa. Perlu waktu, usaha, dan tenaga agar yang didoakan dapat terwujud.
Mari, hari ini kita khususkan berdoa bagi penambahan pekerja/pelayan pekerjaan Allah. Termasuk berdoa bagi diri sendiri agar makin rela menjadi pekerja Allah.
Doa:
Bapa di Surga, kami mohon Engkau berkenan mengutus pekerja-pekerja yang siap melayani dengan hati yang tulus, penuh kasih, dan berkomitmen bekerja di tengah tuaian yang sangat banyak. Jamahlah dan bukakanlah hati banyak orang agar tergerak untuk melayani. Berikanlah mereka hikmat, kesehatan, serta semangat yang menyala-nyala untuk menjadi pekerja-Mu dan tetap bersatu dengan Gereja. Terima kasih, Bapa, Engkau telah mendengarkan dan akan mengabulkannya sesuai dengan waktu-Mu. Amin. (FW)