SEP Surabaya, Sentra Evangelisasi Pribadi

Renungan Senin, 14 September 2026

Bil. 21 : 4 – 9; Mzm. 78 : 1-2, 34-35, 36-37,38; Yoh 3 :13 – 17
” Supaya setiap orang yang percaya kepada-NYA beroleh hidup kekal” ( Yohanes 3:15 )
Saudara-saudara yang terkasih, tentu kita semua pernah merasa pesimis, kurang percaya akan campur tangan dan pertolongan Tuhan di saat hidup kita kacau balau. Tentu kita pernah merasakan “ah…hidupku masih kacau..,aku masih berantakan. Masa iya Tuhan mau dengar doaku..?! Aku ini banyak nglanggar perintah Tuhan, jarang berdoa, Aku mau benerin hidupku dulu baru nanti ke gereja Nah…itu juga yang di rasakan oleh Nikodemus. Dia guru agama, pintar.., tapi tetap bingung. Malam- malam dia menemui Yesus dan bertanya, yang  intinya “Guru.. bagaimana sih caranya hidup benar ?” Lantas Yesus berbicara tentang 3 hal supaya pikiran Nikodemus kebuka.
Pertama; Allah yang nyamperin kita duluan.
Artinya kita nggak perlu capek capek merayu Tuhan dengan puasa, dengan melek ngurangin tidur dan sebagainya, baru Tuhan lirik, Justru Allah sendiri yang turun menemui kita lewat Yesus. Iman itu bukan ngejar Tuhan, Tapi jawaban kita atas sapaan Tuhan yang lebih dulu datang kepada kita.
Kedua; Jalan keluarnya sudah ada di Salib
Dalam ayat 14-15, Yesus kasih contoh ular tembaga. Dulu orang di gigit ular, tinggal melihat patung ular tembaga itu saja sembuh. Saudara saudara, hidup kita pun juga begitu, di gigit dosa, di gigit rasa takut, di gigit gagal, menjauh dari Tuhan, Lantas apa yang harus kita lakukan, apa solusinya? Pandang Salib dan percaya kepada Dia yang tergantung di kayu salib, semuanya akan lunas..
Ketiga; Tuhan itu mengasihi, bukan  menghakimi
Dalam ayat 16-17 di jelaskan, Allah mengutus Yesus bukan untuk mencatat kesalahan-kesalahan kita satu-satu, tetapi Dia mengutus Yesus karena Dia nggak tega melihat kita binasa. Tuhan datang kepada kita untuk menyelamatkan bukan menghakimi. Jadi saudara saudara, seperti apapun keadaan kita, seberapa banyak pelanggaran yang telah kita lakukan, jangan nunggu bersih dulu baru datang kepada Tuhan. Datang dulu kepada Tuhan, seberantakan apapun keadaan kita.. Percayakan biar Yesus yang beresin. Pandang Salib dan percaya, Dialah yang akan melegakan hidupmu. Tuhan Yesus datang bukan untuk menghakimi, Dia menguatkan kita, harapanya supaya setiap orang yang percaya kepada-NYA, beroleh hidup kekal.
Terimakasih Tuhan, Engkau tidak menunggu kami sempurna baru Engkau melihat kami, Tetapi Engkau menghampiri kami dan menerima kami apa adanya. Ampunilah atas kesalahan kami, yang mau bener dulu baru datang kepada-Mu. Hari ini kami mau datang kepada-Mu apa adanya.. Pegang dan kuatkan kami, Agar hidup kami menjadi benar karena-Mu. Demi Kristus pengantara kami. Amin. (AJS )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×