SEP Surabaya, Sentra Evangelisasi Pribadi

Renungan Senin, 26 Oktober 2026

Ef 4:32-5:8; Mzm 1:1-2.3.4-6; Luk 13:10-17

Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu. ( Efesus 4:32 )

Sebelum saya mengalami pembaruan hidup, seringkali saya memiliki kebiasaan untuk membalas kata-kata atau sikap yang tidak menyenangkan dari orang-orang terdekat yang ada di sekitar saya, dan ketika kata-kata itu terlontar membuat hati serasa bangga karena bisa membalas orang yang merusak suasana hati saya. Perasaan bangga itu, benar-benar menjadi racun, nafsu yang menyesatkan, karena melalui kata-kata yang saya keluarkan ada nafsu agar orang tersebut kalah, orang tersebut jera, dan akhirnya kata-kata itu dapat melukai hati orang lain.

Puji Syukur setelah mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan Yesus, saya mulai rutin membaca firman Tuhan, dan firman itu benar-benar membebaskan saya dari nafsu untuk berkata – kata  dengan tajam.

Setiap kali ada godaan untuk membalas orang lain dengan kata-kata yang melukai, Roh Kudus mengingatkan akan firman Tuhan, bahwa saya adalah anak-anak Allah, yang telah mengalami kasih dan pengampunan Allah. Seperti firman pada hari ini, kembali mengingatkan saya untuk bersikap ramah dan penuh kasih sayang dan saling mengampuni,

Bapa, terimakasih untuk pengampunan yang terus Kau berikan untukku, dan tidak henti-hentinya Engkau juga menyatakan kasih-Mu yang besar dalam setiap peristiwa hidupku, sehingga menyadarkan aku untuk berani mengambil langkah mau mengasihi dan mengampuni sesamaku, dan aku mau terus menyerahkan hidupku dalam pimpinan-Mu agar aku dapat menjadi anak-anak terang yang dapat menjadi pelita bagi sesamaku. Amin ( CTS )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×