SEP Surabaya, Sentra Evangelisasi Pribadi

Renungan hari Rabu, 4 November 2026, Perayaan Wajib St. Karolus Borromeus.

Bacaan: Flp. 2:12-18; Mzm. 27:1.4.13-14; Luk. 14:25-33;

“Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.” (Lukas 14:27)

Shalom Saudara-Saudari yang terkasih dalam Kristus.

Melalui Injil Lukas 14:25–33, Yesus mengingatkan bahwa menjadi murid-Nya membutuhkan kesungguhan, komitmen, dan pengorbanan. Siapa pun yang tidak memikul salibnya dan mengikuti Dia tidak dapat menjadi murid-Nya. Ini bukan berarti kita harus membenci keluarga atau meninggalkan tanggung jawab. Sebaliknya, Yesus menghendaki agar Tuhan menjadi yang utama dalam hidup kita, sehingga kasih kepada Tuhan menjadi dasar dalam mengasihi keluarga dan sesama.

Selain itu Yesus mengingatkan bahwa menjadi murid-Nya bukan sekadar mengaku percaya, rajin berdoa, atau mengikuti kegiatan keagamaan. Mengikuti Yesus membutuhkan kesungguhan hati, pengorbanan, dan keberanian untuk memikul salib kehidupan. Yesus mengajak kita menghitung segala konsekuensi sebelum memutuskan mengikuti-Nya. Artinya iman tidak boleh hanya berhenti pada perkataan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Dalam kehidupan sehari-hari salib kita mungkin berupa kesulitan ekonomi, persoalan keluarga, sakit penyakit, pekerjaan yang berat, atau perjuangan untuk tetap berbuat baik meskipun tidak dihargai. Rasul Paulus dalam bacaan pertama mengingatkan kita agar melakukan segala sesuatu tanpa bersungut-sungut dan berbantah-bantahan. Pesan ini mengajak kita menjalani setiap tanggung jawab dengan tulus, sabar, dan penuh kasih.

Tuhan tidak meminta kita menjadi manusia yang sempurna tanpa kelemahan. Ia menghendaki kesetiaan kita untuk terus berjalan bersama-Nya, bahkan ketika jalan kehidupan terasa berat. Seperti pemazmur yang menyatakan bahwa Tuhan adalah terang dan keselamatannya, kita pun diajak untuk tidak kehilangan pengharapan.

Saudara-Saudari terkasih,

Marilah kita belajar menjadi pengikut Kristus yang setia, bukan hanya ketika hidup dipenuhi berkat, melainkan juga ketika harus menghadapi kesulitan dan pengorbanan. Sebab iman sejati bukan hanya tentang seberapa sering kita menyebut nama Tuhan, tetapi seberapa sungguh kita menghadirkan kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Hari ini Gereja juga memperingati Santo Karolus Borromeus, seorang uskup yang dikenal karena kesetiaan dalam pelayanan, kepeduliannya kepada kaum miskin, serta keberaniannya mendampingi umat di tengah berbagai kesulitan. Teladan Santo Karolus mengajarkan bahwa pelayanan bukanlah kesempatan untuk mencari kehormatan, melainkan kesempatan untuk mengasihi dan membantu sesama.

Kita tidak harus menjadi orang besar untuk melakukan sesuatu yang berarti. Seorang ayah dapat melayani melalui tanggung jawabnya kepada keluarga. Seorang ibu melalui kasih dan kesabarannya. Seorang pekerja melalui kejujuran. Dan kita semua melalui kepedulian terhadap sesama.

Saudara-Saudari terkasih, Yesus juga mengajak kita melepaskan segala sesuatu yang dapat menghalangi kita mengikuti-Nya. Mungkin yang harus kita lepaskan bukanlah harta benda, tetapi kesombongan, egoisme, dendam, iri hati, dan keinginan untuk selalu menang sendiri. Menjadi murid Kristus bukan berarti kita tidak pernah gagal. Kita tetap manusia yang memiliki kelemahan. Namun yang terpenting adalah kemauan untuk terus memperbaiki diri, bangkit, dan berjalan kembali bersama Tuhan.

Marilah kita menjadi murid Kristus yang setia, tulus dalam pelayanan, jujur dalam pekerjaan, penuh kasih terhadap keluarga, dan peduli kepada sesama.

Marilah kita berdoa:

Allah Bapa yang Mahakasih, terima kasih atas Sabda-Mu hari ini yang mengingatkan kami untuk menjadi murid Kristus yang setia. Ampunilah kami apabila selama ini kami lebih mengutamakan kepentingan diri sendiri, mudah mengeluh, menyimpan dendam, dan kurang tulus dalam melaksanakan tanggung jawab. Ajarilah kami meneladan Santo Karolus Borromeus yang setia melayani dan mengasihi sesama. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami. Amin. (FXG)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×